Skip links

Jalan Denpasar Gilimanuk akan Rampung dalam 3 Minggu

Curah hujan yang tinggi menyebabkan beberapa titik di sepanjang jalan Denpasar – Gilimanuk kebanjiran. Dan satu titik yang mengalalami kerusakan parah adalah di area depan pasar Bajera. Jembatan di pasar Bajera ini amblas dan menyebabkan lalu lintas Jawa-Bali lumpuh untuk sementara. Akibat dari amblasnya jembatan ini memunculkan lubang raksasa di jalan tersebut juga berbuntut panjang atau berdampak ke berbagai hal khususnya angkutan barang dan penumpang dari dan menuju Jawa.

ini menyebabkan pihak dishub Bali pengalihan arus lalu lintas melewati kota Singaraja. Pengalihan arus ini juga berefek negative, sebab, pengendara angkutan harus merogoh kocek lebih dalam karena jaraknya lebih jauh. Selain itu, pedagang di dekat lokasi jalan ambles juga mengeluh omzetnya menurun.

Sejumlah kendaraan seperti truk pengangkut barang jurusan Jawa-Bali terpantau tertahan di sekitar lokasi jalan ambles di depan pasar Bajera sejak senin (7/7/2025). Akibat kondisi jalan amblas terserbut kendaraan tidak dapat melanjutkan perjalanan ataupun kembali ke Pulau Jawa. Mereka lebih memilih bertahan menunggu perbaikan selesai.

Dari keterangan beberapa sopir truk, mangatakan bahwa mereka akan tetap menunggu di lokasi sampai ada konfirmasi dari atasannya apakah harus memutar arah atau tetap menunggu perbaikan jalan. Alternative jalan yang bisa dilewati adalah lewat singaraja dengan konsekuansei ongkosnya dua kali lipat.

Dari pantauan di lapangan, antrean truk besar mengular sepanjang sekitar 1 kilometer (km), mulai dari titik jalan ambles hingga ke selatan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Desa Berembeng, Kecamatan Selemadeg. Kabupaten Tabanan. Para sopir saat ini hanya bisa menunggu atau memilih jalur alternatif lain melewati kota singaraja.